Langsung ke konten utama

dance #3

Dancing and dancing again...
I think dancing is going to be a regular topic in my blog. hahaha
and... here are some pics taken on Sunday, January 6th at Bangsal Sri Manganti, Yogyakarta Palace.


Golek Sulung Dayung
Here is the description of this dance from my previous post. This dance is the first dance that i learnt and performed :)




Tasikan-applying face powder








There's no leaflet at that time. so i'm not sure the name of the next two dances. There was someone explain about the dances but it was too crowded that i could hardly hear the explanation :(
2nd Dance
It's about the fight between two people. This dance was performed by 2 male dancers.






fight! fight! fight!





3rd Dance
well, i don't know what the name of this dance is. This dance was performed by 2 dancers, male and female. The female dancer brought keris, traditional weapon, the She attacked the male dancer. They were fighting until the female dancer drop her weapon. The male dancer was so kind, he didn't kill her. He took her weapon and gave it back to her. Then they stopped fighting and live happily ever after.





she attack him!!



so sweet!!!

P.S. sepertinya tarian terakhir ini janaka-suprabawati

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Bahasa Mandarin

Susahnya cari tempat les bahasa Mandarin yang affordable di Jogja. Beberapa teman-temanku yang tanya dimana aku belajar bahasa Mandarin harus kecewa karena tempat les ku udah gulung tikar. Kalaupun ada biasanya susah buat lanjut ke level-level selanjutnya karena kekurangan quota. Kalau mau yang agak mahalan sih ada, bisa privat tanpa nunggu kuota. Tapi kan ya... you know lah, cari duit gak gampang wkwk. Aku sendiri beruntung pas SMA bisa merasakan belajar Mandarin, dapat teman orang China, dan merasakan les yang gak mahal sampe akhirnya bisa dapetin HSK walaupun borderline nilainya wkwkw. Belajar Mandarin itu susah-susah gampang. Gampangnya karena struktur kalimatnya gak gitu jauh dengan Bahasa Indonesia dan nggak ada gender kayak beberapa bahasa lain. Susahnya karena huruf di Mandarin itu non-alphabetic, tiap benda/kata ada hurufnya (character) tersendiri dan dengan character berbeda (arti berbeda) pengucapannya bisa aja sama. Belum lagi ada empat macam "nada" dalam pengucap...

Ayam Pek Cam Ke

Ayam pek cam ke itu masakan yang enak dan sangaaat simple cocok buat pemula. Aku suka banget sama masakan rebus ini karena rasanya sederhana tapi mengen :" Keliatan dari namanya, Ayam pek cam ke ini masakan Chinese tau! Nama aslinya 白切鸡 (baca: báiqiējī). Di Indonesia nggak tau deh kenapa disebutnya pek cam ke. Mungkin logat Hokkien kali ya... Soalnya kalo Hokkien bacanya jadi "pe̍h-tshiat-ke" kan deket-deket tuh sama "pek cam ke" *maksa*. Pek cam ke atau báiqiējī terdiri dari tiga karakter yaitu, bái (白) yang artinya putih. Sedangkan qiē (切) berarti potong. Lalu kalo  jī (鸡) artinya ayam. Jadi 白切鸡 artinya ayam potong putih *haha 😂 ngawur* . Pokoknya intinya ini masakan ayam yang penyajiannya emang dipotong-potong trus warnanya putih karena masaknya cuma direbus. Nggak usah kebanyakan fafifu nih aku share cara bikinnya. Bahan : Ayam Jahe daun bawang Bawang  Garam minyak wijen Merica Pelengkap:  Bawang putih, cincang goreng Kecap asin Minyak Wijen Daun ketumbar ...

Hey single ladies, don't be that pathetic!

Beberapa hari kemarin pas kuliah studi preformulasi, ada kejadian yang bikin gemes buat menulis opini ini. Pernah nggak sih kalian menghadapi teman yg jomblo kronis (menahun) tapi juga dia terkesan sangat mengasihani dirinya sendiri? Aku kok nggak suka ya sama orang yang kayak gitu. Bahkan ada yang sedih kalo ada teman sesama jomblo-kronisnya yang ternyata udah nggak jomblo lagi, atau yang desperate banget akan status jomblo kronisnya dan sering ngeluh ke lingkungan sekitarnya. Please! Jangan mengasihani dirimu kayak gitu. Seolah-olah menjadi jomblo adalah aib yang memalukan. Emang sih, dalam kondisi sosial anak muda jaman sekarang, berpacaran adalah hal yang umum. Tapi bukannya sesuatu yang umum dilakukan itu belum tentu benar? Aku nggak akan membahas benar tidaknya pacaran ya. Aku cuma mau bilang kalo tidak menjadi bagian yang umum (dg tidak berpacaran) itu bukan sesuatu yang salah, bukan pula sesuatu yang memalukan dan nggak perlu dikasihani. Jadi perempuan jangan lemah banget kali....